suatu hari di tengah kepenatan abis liputan suporter yang meninggal di Gisikdrono
saat aku mulai memancang ide menulis feature si suporter, tiba-tiba aku dikejutkan oleh pertanyaan sesorang…
“bagaimana kalau suatu hari kamu ditarik jadi wartawan olahraga di Surabaya?, terhenyak….. simple karena aku tipe orang yang rada cengengesan, spontan kujawab, “boleh asal, ntar kalau aku dah lulus kuliah”
lalu orang itu menjawab, “kesempatan tidak datang dua  kali”
akupun menimpali, “kesempatan kuliah juga tidak datang dua kali,”
tak kalah garang orang itu mengatakan, “transfer aja di UNAIR”……..braaaaaak
obrolan berakhir, kami pun kembali menekuni pekerjaan masing-masing
namun jujur sampai sekarang pertanyaan itu masih mengiang
mengiang bukan karena aku ke-GR-an masalah pindah di Surabaya, jelek2 gini, aku masih realistis memandang diri sendiri, bukan apa si, karena sampai saat ini aku belum bisa selincah partnerku saat liputan PSIS…..
jadi kepikiran karena kata2 kesempatan tidak datang dua kali
hehe…..sekian lama tidak mikir serius akhirnya sekarang terpaksa harus mikir juga
ujung-ujungnya,……….hidup sudah ada yang mengatur bukan ?