January 2007

Monthly Archive

Sedang Haus

Posted by senja on 24 Jan 2007 | Tagged as: etc

1. Dinasti Bush Dinasti Arab Saudi, Hubungan Rahasia Antara 2 Dinasti Terkuat di Dunia, harga Rp 66.500.

2. Novel Hafalan Shalat Delisa, harga Rp 38.500.

3. Pemuka Pasar Indonesia, Strategi Komunikasi Empat Merek Lokal, A Mild, BNI, Kompas, Matari Advertising, harga Rp 120.00.

4. Sayang Barang Hemat Uang, Kumpulan Tips-Tips Jitu Klasika Kompas, harga Rp 25.000.

5. Kafe Etos vol 1, 24 Kisah Renyah Untuk Memperkuat Etos Kerja Unggul, harga Rp 24.000.

Itulah 5 judul buku yang ingin saya beli awal bulan Februari mendatang :)

Postingan Nggak Jelas :)

Posted by senja on 22 Jan 2007 | Tagged as: etc

Image Hosted by ImageShack.us

Flu
Pusing

Ngantuk

Kopi, please!

Smg-Jogja-Smg-Sby-Smg

Posted by senja on 19 Jan 2007 | Tagged as: media, etc

Inilah rute yang saya lalui sejak Senin lalu dan berakhir pada Jumat dini hari. Capek memang, namun ada beberapa hal baru yang saya temui. Beberapa diantaranya membuat kening saya berkerut.

Berawal dari keinginan untuk libur barang sehari dua hari ke Jogja, maklum terakhir ke kota ini sekitar seminggu setelah gempa bumi lalu. Kangen ingin pulang ke Jogja sudah membuncah tak tertahankan lagi. Senin siang saya sudah berada di Jogja. Berawal dari terminal Jombor menuju kampung belakang kampus UPN Babarsari, saya menaiki taksi dengan tekun. Maksudnya tekun memperhatikan sekeliling. Ada beberapa yang berubah, termasuk trafic light detikkan yang saya lihat di perempatan antara UII-UPN Condong Catur. Nyampe di bekas kost-kostan saya sempatkan untuk bertukar cerita dengan beberapa teman yang masih tertinggal di Jogja, trus ke wnet di gang depan. Gile cepet dan murah bo, namun sebuah bencana terjadi. Saya dapat telepon pemberitahuan dari kantor agar ke Surabaya dari Rebo pagi hingga Kamis, huh.

Malamnya jalan-jalan dimulai dengan mengisi perut dengan makan oseng-oseng mercon di daerah dekat PKU Muhammadiyah. emhhh, lezat pedasnya bikin saya ketagihan. Sayangnya saking ramainya tuh warung saya menghabiskan sekitar sejam untuk acara makan dan minum es teh itu. wahhhh, boros di waktu bgt bikin nggak sempet kemana-mana. Perjalanan di lanjutkan, hingga sampailan di boulevard UGM. Makan pisang rebus dan mencicipi ronde yang hangat, sehangat kota ini :p.

Udah malam, akhirnya balik deh, karena besok paginya musti balik ke Semarang dan harus ke Surabaya. Dari singkatnya perjalanan ini, saya kaget dengan Jogja yang jalan-jalannya dipasang banyak polisi tidur. Mending kalo di jalan kecil, ini jalan gede semacam Babarsari, Timoho dll. Bagi saya sangat menganggu. Lagian saya nggak yakin adanya polisi tidur itu bikin tingkat kecelakaan jadi rendah, yang ada orang tuh jengkel dan makin ngebut. Satu lagi, polisi tidur yang semena-mena itu akan sangat merusak motor. Huh, sebelllll, kenapa Jogja tidak seramah dulu lagi. Continue Reading »

Mars n Venus

Posted by senja on 14 Jan 2007 | Tagged as: my opinion, etc

Terkadang saya menganggap ada beberapa sifat para laki-laki yang bikin saya bingung. Ada banyak contoh-contoh dari sikap kaum Adam ini yang bikin saya geleng-geleng kepala. Padahal saya bukan tipe orang yang terlalu suka mengkotak-kotakkan kaum kecuali memang ada beberapa perbedaan mendasar dari jenis laki-laki dan perempuan tentunya.

Ceritanya begini

Saya punya temen, kami sering terlibat kerja bareng. Anehnya ni orang selalu menolak jika pas kami makan bareng dan saya yang bayarin. Bukan hanya masalah makan, semua hal yang berbau duit pun dia ogah saya yang ngeluarin, duh bahkan untuk bayar parkir pun saya musti rela dipaksa nggak boleh bayarin, karena harus dia yang bayar. Padahal waktu itu saya punya uang kecil sedangkan dia tidak. Oalah pusing saya ngelihat gelagat orang satu ini. Pas saya tanya kenapa sih segitunya, dia bilang gengsi lah bla bla… trus ganti deh saya bilang, “berarti kelebihan kamu sebagai cowok cuma berdasarkan duit aja?, padahal kamu kan punya kepintaran lain”. Terus terang lama-lama saya eneg juga diperlakukan kayak gitu. Rada tersinggung juga sih. Kalo saya dipinggirkan atau apalah namanya karena kerjaan yang nggak beres gpp, tapi ini kok soal lain. Bagi dia jenis kelamin yang boleh traktir cuma co doang, kalo cewek tabu, kecuali peristiwa itu melibatkan sesama ce. Wuih heran saya ma orang satu ini. Tapi dia tetep bersikeras kalo semua cowok emang kayak gitu. Nggak juga tuh. Contohnya temen saya yang laen. Dia justru sangat manusiawi memperlakukan saya. Nggak gengsi kalo kadang pas makan bareng saya yang bayarin. Dia juga g sungkan saat jemput, dia saya boncengin motor. Dia nggak ekstrem, misalnya selalu nolongin saya tanpa diminta. Toh tanpa bermaksud sok cowok kayak gitu, di mata saya dia justru sangat pria sekali. Nah, orang -orang yang kayak gini nih menurut saya justru sangat menghargai wanita. Dia cuma mesem saat saya cerita punya temen aneh macam temen pertama itu….hahahaha….Oya, saya menjuluki teman saya yang gengsian itu sebagai cowok tradisional :p Continue Reading »

Tragedi Adam Air (2)

Posted by senja on 10 Jan 2007 | Tagged as: my opinion

Image Hosted by ImageShack.us“Korupsi dalam bentuk corrupted mind merupakan aspek dan bagian sangat krusial mengapa demikian banyak kasus KKN dianggap bukan korupsi. Kita tidak boleh menganggap remeh adanya kemungkinan bahwa corrupted mind yang menyebabkan Indonesia dianggap termasuk negara paling korup di dunia, tetapi jumlah koruptornya sangat sedikit”. (Kwik Kian Gie, 2006)

Analogi diatas cocok jika diterapkan di berbagai kasus di negeri ini. “Mind” inilah membuat kita selalu jatuh di lubang yang sama, kendati problem semacam itu sering sekali kita jumpai. Masalah haji, kecelakaan transportasi, korupsi, bencana alam dll. Kasus yang terus menerus dialami bangsa ini setiap tahun dan selalu terulang dan terulang lagi. Mengapa? Karena visi dan misi-nya (dalam korupsi disebut corrupted mind) bukan mengacu agar bagaimana kasus itu tidak terulang lagi, namun hanya bagaimana kasus tersebut selesai pada saat itu juga tanpa harus mengorbankan jabatannya. Hasilnya, setiap tahun menyelenggarakan haji –jumlah jamaah terbanyak– namun ada saja masalah yang menghampiri. Kecelakaan transportasi tidak menjadi pelajaran berharga sehingga musibah yang sama terjadi lagi. Penanganan bencana alam pun sama saja. “Mind” inilah seharusnya yang diubah…

Sekedar mengingatkan inilah beberapa kasus kecelakaan pesawat terbang di Indonesia sejak tahun 2002 silam (diambil dari Wikipedia)

2002
14 Januari Lion Air penerbangan JT 386

2003
-

2004
3 Juli Lion Air penerbangan 332 di Palembang
30 November Lion Air penerbangan 538

2005
10 Januari Lion Air penerbangan 352 dari Jakarta-Padang membawa seorang penumpang gelap
10 Januari Lion Air penerbangan 789 gagal lepas landas dari Kendari
15 Februari Lion Air penerbangan 1641 terperosok di bandara Selaparang Mataram
5 September Mandala Airlines penerbangan RI 091 pesawat Boeing 737-200, gagal take off dari bandara Polonia Medan dalam penerbangan menuju Jakarta lalu menerobos pagar bandara dan menabrak perumamahan penduduk. 117 penumpang dan awak, hanya 17 selamat. Korban masyarakat 41 tewas.

2006
4 Maret Lion Air penerbangan IW 8987 dari Denpasar membawa 156 orang tergelincir saat mendarat karena cuaca buruk, penumpang selamat.
5 Mei Batavia Air penerbangan 843 jurusan Jakarta-Ujung Pandang-Merauke setelah beberapa saat mengudara pilot meminta kembali ke bandara, saat mendarat ban pecah dan pesawat tergelincir di landasan pacu Bandara Soekarno Hatta, 127 penumpang selamat, 4 luka-luka.

Data diatas, setidaknya membantu anda untuk lebih bijak memilih maskapai penerbangan jika akan bepergian…..hehehehe :p (tamat)

Tragedi Adam Air (1)

Posted by senja on 05 Jan 2007 | Tagged as: my opinion

Kemarin, pas di kantor iseng saya dengerin editorial Media Indonesia di Metro TV. Kali ini membahas kesalahan informasi dua hari yang lalu tentang jatuhnya pesawat Adam Air yang sempat disiarkan media sudah ditemukan dengan rincian korban 90 tewas, 12 selamat. Informasi salah yang dilansir hampir seluruh media di Indonesia dan LN ini diperoleh dari Kapolda Sulsel Irjen Pol Aryanto Budiharjo, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh dan Danrem Pare-Pare juga personel TNI/Polri. Dari keterangan mereka pegunungan Polewali dinyatakan sebagai lokasi jatuhnya pesawat jurusan Surabaya-Manado ini. Kabar mengejutkan tersebut, akhirnya diralat oleh Menhub Hatta Rajasa, yang akhirnya menyatakan bahwa hingga kini (kemarin, red.) pesawat belum bisa ditemukan, begitu pula keadaan penumpangnya belum bisa dipastikan.

Salah informasi di era informasi. Kurang lebih begitulah bunyi sindiran editorial itu. Masih menurut editorial (yang selanjutnya dibahas dengan mendatangkan nara sumber dari Media Indonesia, red.) selain kesalahan fatal narasumber tersebut dan miskomunikasi diantara pejabat tertinggi RI, media juga dituding merupakan penanggung dosa karena menyebarluaskan berita yang salah dengan tanpa melakukan cross check terlebih dahulu. Saya sendiri setuju bahwa media memang ikut andil dalam “dosa informasi” tersebut. Namun tak ada salahnya untuk bersama-sama menelusuri dengan jernih persoalan ini. Continue Reading »