Image Hosted by ImageShack.us“Korupsi dalam bentuk corrupted mind merupakan aspek dan bagian sangat krusial mengapa demikian banyak kasus KKN dianggap bukan korupsi. Kita tidak boleh menganggap remeh adanya kemungkinan bahwa corrupted mind yang menyebabkan Indonesia dianggap termasuk negara paling korup di dunia, tetapi jumlah koruptornya sangat sedikit”. (Kwik Kian Gie, 2006)

Analogi diatas cocok jika diterapkan di berbagai kasus di negeri ini. “Mind” inilah membuat kita selalu jatuh di lubang yang sama, kendati problem semacam itu sering sekali kita jumpai. Masalah haji, kecelakaan transportasi, korupsi, bencana alam dll. Kasus yang terus menerus dialami bangsa ini setiap tahun dan selalu terulang dan terulang lagi. Mengapa? Karena visi dan misi-nya (dalam korupsi disebut corrupted mind) bukan mengacu agar bagaimana kasus itu tidak terulang lagi, namun hanya bagaimana kasus tersebut selesai pada saat itu juga tanpa harus mengorbankan jabatannya. Hasilnya, setiap tahun menyelenggarakan haji –jumlah jamaah terbanyak– namun ada saja masalah yang menghampiri. Kecelakaan transportasi tidak menjadi pelajaran berharga sehingga musibah yang sama terjadi lagi. Penanganan bencana alam pun sama saja. “Mind” inilah seharusnya yang diubah…

Sekedar mengingatkan inilah beberapa kasus kecelakaan pesawat terbang di Indonesia sejak tahun 2002 silam (diambil dari Wikipedia)

2002
14 Januari Lion Air penerbangan JT 386

2003
-

2004
3 Juli Lion Air penerbangan 332 di Palembang
30 November Lion Air penerbangan 538

2005
10 Januari Lion Air penerbangan 352 dari Jakarta-Padang membawa seorang penumpang gelap
10 Januari Lion Air penerbangan 789 gagal lepas landas dari Kendari
15 Februari Lion Air penerbangan 1641 terperosok di bandara Selaparang Mataram
5 September Mandala Airlines penerbangan RI 091 pesawat Boeing 737-200, gagal take off dari bandara Polonia Medan dalam penerbangan menuju Jakarta lalu menerobos pagar bandara dan menabrak perumamahan penduduk. 117 penumpang dan awak, hanya 17 selamat. Korban masyarakat 41 tewas.

2006
4 Maret Lion Air penerbangan IW 8987 dari Denpasar membawa 156 orang tergelincir saat mendarat karena cuaca buruk, penumpang selamat.
5 Mei Batavia Air penerbangan 843 jurusan Jakarta-Ujung Pandang-Merauke setelah beberapa saat mengudara pilot meminta kembali ke bandara, saat mendarat ban pecah dan pesawat tergelincir di landasan pacu Bandara Soekarno Hatta, 127 penumpang selamat, 4 luka-luka.

Data diatas, setidaknya membantu anda untuk lebih bijak memilih maskapai penerbangan jika akan bepergian…..hehehehe :p (tamat)