Friday, January 19th, 2007
Daily Archive
Daily Archive
Posted by senja on 19 Jan 2007 | Tagged as: media, etc
Inilah rute yang saya lalui sejak Senin lalu dan berakhir pada Jumat dini hari. Capek memang, namun ada beberapa hal baru yang saya temui. Beberapa diantaranya membuat kening saya berkerut.
Berawal dari keinginan untuk libur barang sehari dua hari ke Jogja, maklum terakhir ke kota ini sekitar seminggu setelah gempa bumi lalu. Kangen ingin pulang ke Jogja sudah membuncah tak tertahankan lagi. Senin siang saya sudah berada di Jogja. Berawal dari terminal Jombor menuju kampung belakang kampus UPN Babarsari, saya menaiki taksi dengan tekun. Maksudnya tekun memperhatikan sekeliling. Ada beberapa yang berubah, termasuk trafic light detikkan yang saya lihat di perempatan antara UII-UPN Condong Catur. Nyampe di bekas kost-kostan saya sempatkan untuk bertukar cerita dengan beberapa teman yang masih tertinggal di Jogja, trus ke wnet di gang depan. Gile cepet dan murah bo, namun sebuah bencana terjadi. Saya dapat telepon pemberitahuan dari kantor agar ke Surabaya dari Rebo pagi hingga Kamis, huh.
Malamnya jalan-jalan dimulai dengan mengisi perut dengan makan oseng-oseng mercon di daerah dekat PKU Muhammadiyah. emhhh, lezat pedasnya bikin saya ketagihan. Sayangnya saking ramainya tuh warung saya menghabiskan sekitar sejam untuk acara makan dan minum es teh itu. wahhhh, boros di waktu bgt bikin nggak sempet kemana-mana. Perjalanan di lanjutkan, hingga sampailan di boulevard UGM. Makan pisang rebus dan mencicipi ronde yang hangat, sehangat kota ini :p.
Udah malam, akhirnya balik deh, karena besok paginya musti balik ke Semarang dan harus ke Surabaya. Dari singkatnya perjalanan ini, saya kaget dengan Jogja yang jalan-jalannya dipasang banyak polisi tidur. Mending kalo di jalan kecil, ini jalan gede semacam Babarsari, Timoho dll. Bagi saya sangat menganggu. Lagian saya nggak yakin adanya polisi tidur itu bikin tingkat kecelakaan jadi rendah, yang ada orang tuh jengkel dan makin ngebut. Satu lagi, polisi tidur yang semena-mena itu akan sangat merusak motor. Huh, sebelllll, kenapa Jogja tidak seramah dulu lagi. Continue Reading »