June 2007
Monthly Archive
Monthly Archive
Posted by senja on 21 Jun 2007 | Tagged as: etc
Sore kemarin, untuk pertama kalinya saya nonton pertandingan bola di Jatidiri dengan ditemani pelangi. Ia muncul sesaat setelah hujan kecil reda dan berganti sinar matahari. Sayangnya, sebelum sang pelangi datang, seorang hakim garis dilempar batu oleh salah satu penonton di tribun barat. Ia pun tergeletak tak sadarkan diri di pinggir lapangan sebelum akhirnya di tandu keluar..
Sungguh mengecewakan..
Posted by senja on 19 Jun 2007 | Tagged as: media
Banyak pembunuhan di Semarang akhir-akhir. Beragam motif dan modusnya. Beberapa kasus diantaranya hingga kini sang pembunuh belum ditemukan. Masih berkeliaraan di luar sana. Jadi ada kemungkinan mereka adalah salah satu orang yang ada di sekeliling kita. Menyamar menjadi seseorang yang sangat tidak mencurigakan. Atau bahkan, kini sedang mengincar korban baru. Berikut adalah tips khusus menghindarkan diri dari sasaran kejahatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Hal yang paling penting memang doa, tapi doa tanpa usaha bagaikan sayur tanpa garam alias hambar (maksa nih, :p)…
Tips
1. Kunci pintu dan jendela, baik siang maupun malam. Pembunuhan bisa berawal dari motif perampokan.
2. Jangan membukakan pagar atau pintu rumah untuk orang-orang yang tidak dikenal. Tanyakan apa maksud dan tujuan orang tersebut dulu tanpa membukakan pintu, jika tampak tidak meyakinkan atau mengada-ada, anda sebagai tuan rumah berhak untuk menolaknya.
3. Ada baiknya memasang teralis jendela. Setidaknya hal ini sedikit menyulitkan perampok untuk masuk ke rumah anda karena harus mencopot teralis terlebih dahulu sebelum meloncat ke dalam rumah.
4. Jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan. Jika punya banyak harta, selain lebih baik digunakan untuk menyantuni fakir miskin, ada baiknya juga ditabung dan bukan berwujud perhiasan. Gaya penampilan toko perhiasan berjalan tampaknya juga sudah out off date. Ingat, kejahatan mudah timbul karena anda menciptakan peluang empuk untuk dirampok dan —bisa jadi– terjadi pembunuhan karena adanya perlawanan dari korban dll.
5. Pakailah baju sopan dan bukan baju TK yang memperlihatkan pusar, dada atau bagian-bagian tidak seksi lainnya. Tren mode sudah bergeser ke baju-baju gombrong ala pebasket NBA dan Kobatama, dan bukan lagi baju-baju mini yang ketinggalan jaman. Sekali lagi kejahatan bisa berawal pemerkosaan, perampokan perhiasan, berakhir dengan mutilasi dan cara keji lainnya. Meskipun banyak pendapat yang bilang bahwa pemerkosaan juga bisa terjadi tanpa memakai baju seksi. Pendapat itu mungkin berasal dari produsen fashion alias kapitalis yang ingin memasarkan produk. JANGAN PERCAYA!!!
6. Sebisa mungkin tidak melewati rute Bukit Kencana pada malam hari. Selain karena beberapa ruas jalannya tidak ada lampu, daerah itu juga rawan kejahatan karena medannya sangat memungkinkan penjahat untuk membuang mayat di bukit-bukit sekitar jalan utama.
7. Jangan biarkan anak-anak anda usia TK-SMP pulang sendirian tanpa teman dan melewati daerah-daerah rawan. Usahakan menggunakan jasa jemputan yang terpercaya. Juga tanamkan pada anak anda untuk tidak mudah percaya dengan orang asing yang seringkali mengiming-imingi permen atau uang.
8. Hindari berhutang dengan orang lain. Apalagi berhutang dan tidak kunjung membayar. Lebih baik anda mengandalkan jasa bank. Setidaknya debt collector bank tidak mungkin menggunakan usaha pembunuhan untuk memaksa nasabah melunasi kewajibannya.
9. Jangan sembarang bicara. Lebih baik diam dan tidak mengeluarkan statemen yang bisa membuat orang lain sakit hati.
10. Berhati-hati menyantap makanan dari orang lain. Anda tentu belum lupa kasus Munir yang diracun dengan menggunakan Arsenik kan?
11. Jika terjadi sengketa tanah dengan orang-orang yang mempunyai akses senjata tajam dan api, ada baiknya anda dan warga menantang duel satu lawan satu tanpa senjata. Beladiri tangan kosong lebih menarik ketimbang dar der dor.
12. Rajin berolahraga dan sedikitnya paham ilmu beladiri membuat anda punya gerakan reflek yang bisa diandalkan untuk melawan penjahat yang nyata-nyata menantang anda.
Sekian tips dari saya. Tidak ada maksud untuk menggurui, hanya berbagi tips siapa tahu angka pembunuhan di Semarang bisa turun. INGAT…WASPADALAH!!!!
Posted by senja on 13 Jun 2007 | Tagged as: etc
Saya lagi bingung meluapkan kejengkelan.
Kejengkelan dengan seseorang.
Berbagai cara sudah saya lakukakan, tapi tidak satu pun membuat saya puas.
Saya jadi ingat masa-masa sekolah saya yang banyak diwarnai perkelahian dengan teman-teman cowok.
Bermula dari masa Tk, kami berkelahi di dekat tempat main, padahal kelas sudah masuk.
Saat SD, tangan saya berdarah karena di tusuk pakai pulpen oleh teman saya.
Beberapa kali juga terlibat pertempuran fisik.
Menginjak SMP, saya juga tersangkut adu mulut–yang sebenarnya akan berujung pada perkelahian satu lawan satu– dan berakhir di ruang guru.
Bangku SMU mengingatkan saya dengan permusuhan dengan Ketua kelas yang saya anggap tidak cakap. Tasnya saya injak-injak dan disusul peperangan lainnya. Saya juga bermusuhan dengan guru xxxxx. Persoalannya sepele, dia suka ngomong jorok waktu ngajar di kelas . Saya tidak suka dan melakukan gencatan senjata. Akhirnya dia bicara dengan temen saya di lain kelas bahwa “SENJA SANGAT TIDAK MENYUKAI SAYA”. Saya makin tidak suka karena seharusnya dia ngomong langsung ke saya.
Saya sebenarnya bukan tipe pencari konflik, tapi membela diri, melindungi, mengatakan kebenaran–menurut saya–tetap harus dilakukan. Jangan biarkan orang semena-mena terhadap kita..
Kini,
Saya kembali jengkel.
Pengennya saya tinju-tinju mukanya.
Adu maen basket atau bertarung satu lawan satu….
Kalaupun tidak bisa, saya musti cepat-cepat menuntaskan ini semua. Minimal dengan cara menggenjot diri sendiri dengan olahraga, di sasana, di stadion, di lapangan, atau dimana sajalah…..
Dan bendera perang pun berkibar!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Posted by senja on 10 Jun 2007 | Tagged as: media
Lagi males ngeblog (baca: tidak punya analisa tentang sesuatu, butek, terlalu banyak peristiwa yang aneh, out of theory..baru ngerasa ;p)
Lagi rajin potret sana potret sini. Ampe bela-belain beli majalah tentang photo….
Hasilnya? ini niiiiiii
Posted by senja on 01 Jun 2007 | Tagged as: my opinion
Episode Kick Andy semalam adalah tentang para pejuang veteran. Dibuka dengan dengan percakapan antara Andy dan Dedy “Nagabonar” Mizwar. Ya, film Nagabonar Jadi 2 memang sedikit banyak mengupas masalah kepahlawan. Nagabonar yang seorang pahlawan dan kegelisahannya akan jaman ini. Termasuk bagaimana caranya mengatasi “gap” gaya hidup plus pemikiran antara seorang ayah dan anak. Representasi jaman dulu dan sekarang.
Namun bukan itu yang bikin saya tertarik. Ada satu part yang bikin saya terheyak. Ucapan seorang veteran (-wati) tentang generasi masa kini yang cengengesan kala menyanyikan lagu Indonesia Raya. Saya lantas teringat. Dulu waktu wisuda di Universitas yang memang ada embel2 veterannya kami harus menyanyikan lagu kebangsaan. Entah mengapa saya jadi pengen ketawa. Keinget jaman dulu waktu masih SMU. Saya emang kurang ajar banget. Bukannya nyanyi, tapi ngintipin temen-temen dari jurusan lain. Ternyata mereka pada serius-serius.
Continue Reading »