Warning!!!!!!
Posted by senja on 19 Jun 2007 at 03:47 am | Tagged as: media
Banyak pembunuhan di Semarang akhir-akhir. Beragam motif dan modusnya. Beberapa kasus diantaranya hingga kini sang pembunuh belum ditemukan. Masih berkeliaraan di luar sana. Jadi ada kemungkinan mereka adalah salah satu orang yang ada di sekeliling kita. Menyamar menjadi seseorang yang sangat tidak mencurigakan. Atau bahkan, kini sedang mengincar korban baru. Berikut adalah tips khusus menghindarkan diri dari sasaran kejahatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Hal yang paling penting memang doa, tapi doa tanpa usaha bagaikan sayur tanpa garam alias hambar (maksa nih, :p)…
Tips
1. Kunci pintu dan jendela, baik siang maupun malam. Pembunuhan bisa berawal dari motif perampokan.
2. Jangan membukakan pagar atau pintu rumah untuk orang-orang yang tidak dikenal. Tanyakan apa maksud dan tujuan orang tersebut dulu tanpa membukakan pintu, jika tampak tidak meyakinkan atau mengada-ada, anda sebagai tuan rumah berhak untuk menolaknya.
3. Ada baiknya memasang teralis jendela. Setidaknya hal ini sedikit menyulitkan perampok untuk masuk ke rumah anda karena harus mencopot teralis terlebih dahulu sebelum meloncat ke dalam rumah.
4. Jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan. Jika punya banyak harta, selain lebih baik digunakan untuk menyantuni fakir miskin, ada baiknya juga ditabung dan bukan berwujud perhiasan. Gaya penampilan toko perhiasan berjalan tampaknya juga sudah out off date. Ingat, kejahatan mudah timbul karena anda menciptakan peluang empuk untuk dirampok dan —bisa jadi– terjadi pembunuhan karena adanya perlawanan dari korban dll.
5. Pakailah baju sopan dan bukan baju TK yang memperlihatkan pusar, dada atau bagian-bagian tidak seksi lainnya. Tren mode sudah bergeser ke baju-baju gombrong ala pebasket NBA dan Kobatama, dan bukan lagi baju-baju mini yang ketinggalan jaman. Sekali lagi kejahatan bisa berawal pemerkosaan, perampokan perhiasan, berakhir dengan mutilasi dan cara keji lainnya. Meskipun banyak pendapat yang bilang bahwa pemerkosaan juga bisa terjadi tanpa memakai baju seksi. Pendapat itu mungkin berasal dari produsen fashion alias kapitalis yang ingin memasarkan produk. JANGAN PERCAYA!!!
6. Sebisa mungkin tidak melewati rute Bukit Kencana pada malam hari. Selain karena beberapa ruas jalannya tidak ada lampu, daerah itu juga rawan kejahatan karena medannya sangat memungkinkan penjahat untuk membuang mayat di bukit-bukit sekitar jalan utama.
7. Jangan biarkan anak-anak anda usia TK-SMP pulang sendirian tanpa teman dan melewati daerah-daerah rawan. Usahakan menggunakan jasa jemputan yang terpercaya. Juga tanamkan pada anak anda untuk tidak mudah percaya dengan orang asing yang seringkali mengiming-imingi permen atau uang.
8. Hindari berhutang dengan orang lain. Apalagi berhutang dan tidak kunjung membayar. Lebih baik anda mengandalkan jasa bank. Setidaknya debt collector bank tidak mungkin menggunakan usaha pembunuhan untuk memaksa nasabah melunasi kewajibannya.
9. Jangan sembarang bicara. Lebih baik diam dan tidak mengeluarkan statemen yang bisa membuat orang lain sakit hati.
10. Berhati-hati menyantap makanan dari orang lain. Anda tentu belum lupa kasus Munir yang diracun dengan menggunakan Arsenik kan?
11. Jika terjadi sengketa tanah dengan orang-orang yang mempunyai akses senjata tajam dan api, ada baiknya anda dan warga menantang duel satu lawan satu tanpa senjata. Beladiri tangan kosong lebih menarik ketimbang dar der dor.
12. Rajin berolahraga dan sedikitnya paham ilmu beladiri membuat anda punya gerakan reflek yang bisa diandalkan untuk melawan penjahat yang nyata-nyata menantang anda.
Sekian tips dari saya. Tidak ada maksud untuk menggurui, hanya berbagi tips siapa tahu angka pembunuhan di Semarang bisa turun. INGAT…WASPADALAH!!!!








Wah… benarkah sekarang semarang serawan itu?
Harus waspada nih kalo awal bulan depan jadi tugas ke semarang ;D
Meski Jeng gak bermaksud menggurui, saya merasa digurui…. dunia ini kalau tidak ada guru mungkin jadi pemburu semuanya… artinya saya senang ada guru yang tidak merasa menggurui heheh.. ngomopng opo iki laahh…
oh yaa satu lagi…. tips dari saya…
ah enggak ah .. nanti ada yang sakit hati, terus saya dibunuh lagi …
aku ingin membunuh santribuntet! hati-hati di jalan!
dulu om-ku dinas di semarang, beliau sih bilangnya aman jaya. bukit kencana sama jalan sisingamangaraja jauh apa deket Nja? sepupuku juga siaran di prambors, aman2 aja katanya…
lain kali kalo mau main ke semarang, harus hati2 nih…
lengkap banget tipsnya. makasih, bisa nambah ilmu dan kewaspadaan
Inggih, Mbak Senja… matur suwun sanget sampun diparingi ngelmu anti-pembunuhan…
Itu pembunuh yg di atas kayaknya perlu dibunuh tuh… :p
oya, sekalian, kalo bisa hindari kontak mata dengan orang yang tidak dikenal di jalan. soalnya bisa dihipnotis juga tuh…bisa lewat kontak mata, atau sentuhan. jadi msti hati2 juga…
kasih tips buat pak pulisi biar cepet nangkep pembunuhnya dong, mbak …
kok malah jadi kangen semarang…. hiks….
Nuii: Nggak se-serem Surabaya dan Jakarta kok :p
SantriBuntet: Sipp deh Om!
Pembunuh: Wah modus baru nie :p
FitriMohan: Sodaranya mbak nggak sempet lihat data pembunuhan sebulan terakhir ini sih. Jalan Sisingamangaraja lumayan jauh dari bukit Kencana
Artja: Terimakasih…
Dew: Kuserahkan padamu deh urusannya hehehehe..
Muthe: Makasih sarannya Muthe..
Daus: yeee, Pulisinya harusnya lebih tau daripada saya dunk, jadi nggak perlu diajarin, yang penting kemauan..
AbuHusam: Orang semarang juga kah?
dan polisi di semarang kurang canggih nih….masak korban mutilasi aja belom bisa diungkap2, capee deee, mudah2an ga pembunuhan berantai sih *kebanyakan nonton film hollywood*