Pelangi Muram
Posted by senja on 21 Jun 2007 at 12:13 pm | Tagged as: etc
Sore kemarin, untuk pertama kalinya saya nonton pertandingan bola di Jatidiri dengan ditemani pelangi. Ia muncul sesaat setelah hujan kecil reda dan berganti sinar matahari. Sayangnya, sebelum sang pelangi datang, seorang hakim garis dilempar batu oleh salah satu penonton di tribun barat. Ia pun tergeletak tak sadarkan diri di pinggir lapangan sebelum akhirnya di tandu keluar..
Sungguh mengecewakan..








Itu yang bikin aku males nonton bola langsung di stadion, Nja…
Takut kena batu/botol nyasar…
Coba dilempar pelangi.. kan romantis, ya?
–> pelangi paling romantis kulihat di air terjun di mana pun.
Subhanallah….
Cuma peristiwa gradual/menyakitkan yang bisa mengubah kualitas sepakbola kita. Makanya, aku kadang pingin liat ada pemain mati gara-gara ditekel atau wasit yang mati akibat kerusuhan penonton.
Mungkin itu salah satu shock terapy-nya
iihh serem banget nja, dasar penonton indonesia.. pasti kalah taruhan SOK TAU *mode ON* ;D
kapan ya supporter kita kayak supporter di stadion2 di EPL ^^
kasian tu pak hakim, bner kt mbak dew, itu salah satu alesan jarang nonton di stadion. mending dari tipi hehe…
ya Allah, kurang ajar banget sih penonton itu…..emang brp coba gajinya hakim garis…ih sedih nih……
beberapa hari yang lalu selentingan saya dengar, atau mungkin sekilas membaca, bahwa selagi sepakbola kita gak maju-maju, ada baiknya kita meluangkan waktu untuk mendidik juga penontonnya.
saya pikir peran media komunikasi, apalagi yg visual seperti tv, bisa memberikan pengaruh yg besar pada perilaku penonton kita.
salam.
gimana kalau kita buat kampanye, “Tertib Menonton Sepakbola”. Caranya, orang-orang yang sadar akan ketertiban ini, datang dan menonton langsung sepakbola di stadion. Semakin banyak semakin baik. Kalau perlu, borong semua tiketnya. Jadi, yang ada di dalam stadion hanya orang-orang yang tahu tata tertib, sehingga penonton kampungan yang suka timpuk-timpuk nggak punya ruang lagi untuk berbuat onar.
Nja… mampir bentar sebelum ngilang….
Ini gue abis nangis… kehilangan pelangi….
Minta ampun deh sedihnya…. :’(
Saya turut berduka atas nasib yang dialami oleh hakim garis tersebut. Duka saya juga terhadap keluarga korban.
Sebab apabila sang hakim garis punya anak… pasti anaknya sedih, melihat bapaknya ditimpuk oleh orang yang sama-sama mencintai sepakbola.