Saturday, May 10th, 2008
Daily Archive
Daily Archive
Posted by senja on 10 May 2008 | Tagged as: etc
Pagi itu cuaca objek wisata candi Gedong Songo masih cerah. Sekitar pukul 8 tepatnya. Tapi tak ada yang menjamin kecerahan langit Ambarawa akan tetap seperti ini hingga siang nanti. Bergegas saya menaiki area Gedong Songo yang berkontur naik-turun. Ada 9 candi yang tersebar di beberapa titik, dari yang terendah sampai yang tertinggi.
Baru beberapa meter, napas rasanya ngos-ngosan. Maklum udara lumayan dingin. Dengan aktivitas naik-turun seperti ini tampaknya stok tenaga saya bakal cepat habis. Beruntung sebotol air mineral siap di tas. Dan jangan khawatir, banyak penjual yang mendirikan warung di sekitara area ini.
Beberapa pengunjung menyadari mereka bakal kelelahan jika nekat jalan kaki hingga puncak, sehingga menyewa kuda untuk menikmati keindahan alam. Tapi saya memilih untuk nekat jalan kaki…alasannya simpel….biar leluasa motret :p.
Oke…objek ini berada di Ambarawa atau 45 km dari Semarang. Cagar Budaya Candi Gedong Songo adalah kawasan wisata dataran tinggi. Suhu di daerah ini antara 19-27 derajat celcius. Ada 4 gunung yang mengelilingi area ini, salah satunya gunung Ungaran. Jika anda berkunjung pagi-pagi sekali dan cuaca cerah minim kabut, maka 4 gugusan gunung itu bisa dilihat dengan sangat jelas. Dari puncak tertinggi Gedong Songo, terlihat danau Rawa Pening yang terkenal itu. Sekali lagi, jika cuaca cerah, semua pemandangan ini akan tampak jelas dari atas.
Candi Gedong Songo memang tidak berbeda dengan candi-candi yang lain. Istimewanya, karena selain terletak di dataran tinggi, yang diselingi hutan pinus dan buatan serta aneka tanaman, letak 9 candi tersebut saling berpencar. Aset budaya ini peninggalan budaya Hindu pada masa wangsa Syailendra abad 9 dan ditemukan Rafles pada tahun 1804. Continue Reading »